DEPOK, HR – Kepala Sekolah SDN Rawa Denok, Bunda Mariyati Kumala Sari, S.Pd., menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Melalui sistem ini, sekolah menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekolah dalam membentuk peserta didik yang berprestasi dan berkarakter.
Bunda Mariyati menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan teori di dalam kelas, tetapi juga harus seimbang dengan pembentukan akhlak dan karakter anak sejak dini. Menurutnya, kedisiplinan, sikap hormat kepada guru dan orang tua, serta perilaku yang baik menjadi pondasi utama dalam proses pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa guru memiliki tanggung jawab untuk mendidik dan membimbing siswa, termasuk menegur saat siswa berperilaku tidak sesuai aturan. Teguran tersebut bertujuan membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, bukan untuk menyakiti atau menekan siswa.
Namun, Bunda Mariyati juga mengakui bahwa saat ini sebagian guru merasa khawatir dalam memberikan pembinaan yang tegas. Hal ini dipengaruhi oleh kekhawatiran adanya kesalahpahaman dari orang tua yang langsung menempuh jalur hukum tanpa terlebih dahulu berkomunikasi dengan pihak sekolah.
Untuk itu, SDN Rawa Denok mengajak seluruh orang tua siswa agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial yang belum tentu sesuai dengan kondisi di sekolah. Pihak sekolah berharap orang tua dapat menjalin komunikasi yang baik dan bersinergi dengan guru dalam mendidik anak.
Melalui kerja sama yang solid antara sekolah dan orang tua, SDN Rawa Denok optimistis dapat membentuk siswa yang memiliki karakter kuat, akhlak yang baik, disiplin tinggi, serta kepatuhan terhadap orang tua dan guru. Sekolah berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam sikap dan perilaku. vero








