BENGKULU, HR – Guna memastikan persedian bahan pokok di Kota Bengkulu aman terkendali salah satunya daging sapi yang memang sangat banyak pembelinya hingga lebaran, Satgas Pangan Polresta langsung terjun ke pasar-pasar guna memastikan bahan pangan aman.
Dari pantauan di lapangan, saat bulan Ramadhan 1446 Hijriah 9 bahan pokok aman. Harga daging dari harga semula Rp 130 ribu naik menjadi Rp 140 ribu.
Selain soal daging, Satgas Pangan Polresta Bengkulu juga menemui beberapa dibeberapa jenis bahan pokok seperti telur yang mengalami kenaikan dari harga semula Rp 58 ribu naik menjadi Rp 60 ribu.
Selain itu, harga beras mengalami kenaikan seperti beras SPHP dari harga semula Rp 62 ribu naik menjadi Rp 63 ribu, daging ayam dari harga semula Rp 30 ribu naik menjadi Rp 35 ribu, bawang dari harga Rp 50 ribu naik menjadi Rp 60 ribu.
Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP. Sujud Alif Yulam Lam melalui Kasubnit Tipidter Polresta Bengkulu Ipda Palti Silalahi mengatakan meskipun mengalami kenaikan harga bahan pangan tersebut masih tergolong normal saat bulan Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Untuk saat ini sebagaimana kita lihat memang mengalami ada kenaikan, namun dalam kenaikannya adalah kenaikan yang masih bisa dimaklumi,” kata Kasubnit Tipidter Ipda. Palti Silalahi, Kamis (7/3/2025).
Ditambahkan Kanit, kenaikan harga tersebut diperkirakan bukan hanya terjadi selama bulan Ramadhan saja, melainkan hingga jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri.
Sementara untuk stok bahan pangan sendiri, Ipda Palti menegaskan, dari pantauan yang dilakukan pada hari ini masih terpantau cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bengkulu.
“Kegiatan yang dilakukan hari ini dilaksanakan dalam rangka memastikan tidak ada gejolak di masyarakat karena adanya kenaikan harga pangan.
Termasuk juga untuk memastikan pendistribusiannya kepada masyarakat agar jangan sampai ada kelangkaan bahan pangan. rls/ependi silalahi