Safari Ramadan di Merbau Mataram, Pemkab Lamsel Percepat Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

IMG 20260227 WA0018
Safari Ramadan Merbau Mataram Lampung Selatan

LAMSEL, HR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memanfaatkan Safari Ramadan untuk menegaskan komitmen percepatan pembangunan infrastruktur desa.

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menyampaikan hal itu saat kunjungan di Masjid An-Nur, Desa Lebung Sari, Kecamatan Merbau Mataram, Kamis (26/02/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Syaiful menegaskan bahwa infrastruktur menjadi kunci penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga. Akses jalan yang baik memperlancar distribusi hasil pertanian serta meningkatkan mobilitas masyarakat.

“Ketika akses lancar, hasil pertanian mudah dipasarkan, mobilitas meningkat, dan kesejahteraan ikut terdongkrak,” ujarnya.

Sepanjang 2025, Pemkab Lampung Selatan merealisasikan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Merbau Mataram dengan anggaran lebih dari Rp15 miliar. Program tersebut mencakup pembangunan jalan, jembatan, gorong-gorong, dan drainase. Pemerintah daerah akan melanjutkan program serupa pada 2026 untuk memperluas pemerataan pembangunan.

Selain fokus pada infrastruktur, Syaiful meminta camat dan kepala desa mengoptimalkan potensi wilayah. Kecamatan Merbau Mataram memiliki lahan pertanian subur yang menopang ketahanan pangan daerah.

Di sektor pariwisata, warga mulai mengembangkan wisata berbasis alam dan budaya. Desa Triharjo merintis program wisata budaya “Srawung Seni Sawah” yang memadukan pertunjukan seni dengan suasana persawahan.

Sektor ekonomi kreatif juga menunjukkan perkembangan positif. Pelaku UMKM memproduksi olahan gula aren, lele asap, bakso berbahan ikan, hingga keripik lumer.

“Saya minta camat dan kepala desa memberi ruang luas bagi pelaku UMKM. Bantu pemasaran mereka agar berkembang,” tegas Syaiful.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan menyerahkan 35 paket sembako untuk anak yatim dan hibah Rp15 juta bagi Masjid An-Nur.

Di akhir kegiatan, Syaiful mengajak masyarakat menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan serta mempererat persatuan. Ia membuka ruang aspirasi melalui jalur resmi pemerintah daerah maupun media sosial.

Safari Ramadan ini menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga. santi

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *