LAMSEL, HR — Radityo Egi Pratama menghadiri Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid At-Takwa Bakauheni, Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Senin (2/3/2025). Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menyerap aspirasi dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat.
Bupati Egi hadir bersama Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto, unsur Forkopimda, jajaran pejabat Pemkab, Camat Bakauheni, para kepala desa se-Kecamatan Bakauheni, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang dialog antara pemerintah dan warga. Ia menyatakan pemerintah hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan memastikan pelayanan berjalan optimal.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memaparkan capaian pembangunan tahun 2025. Pemkab Lampung Selatan membangun jalan sepanjang kurang lebih 270,9 kilometer, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 42 kilometer.
Selain itu, pemerintah daerah merehabilitasi sekitar 35 hingga 36 gedung sekolah, termasuk perbaikan atap dan fasilitas sanitasi. Pembangunan jembatan serta gorong-gorong juga dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

Di sektor pertanian, pemerintah meningkatkan indeks pertanaman dari 1,6 menjadi 2,3. Bahkan, petani di Desa Trimomukti mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun. Bupati Egi menegaskan seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi perangkat daerah dan masyarakat.
Ia juga mengajak warga menjaga kebersihan dan keindahan desa agar tercipta lingkungan yang nyaman dan menarik bagi pengunjung. Menurutnya, desa yang bersih dan tertata rapi akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam suasana Ramadan, Bupati Egi mengimbau masyarakat meningkatkan kepedulian sosial dan memperbanyak berbagi, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan.
Safari Ramadan tersebut turut diisi dengan penyerahan bantuan sembako kepada anak yatim serta hibah untuk masjid guna mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi pembangunan sekaligus mempererat hubungan pemerintah daerah dengan masyarakat Bakauheni. santi






