SUKABUMI, HR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi berikan pemahaman mengenai dunia jurnalistik kepada para mahasiswa STIMIK Al fath serta literasi digital di media sosial, dalam acara Workshop Jurnalistik bertempat di aula kampus STIMIK Al fath Sukabumi, Sabtu (22 Maret 2025).
Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari, mengatakan kegiatan ini masih dalam rangkaian HPN, dimana PWI dan STIMIK Al fath berkolaborasi dalam acara ini untuk memberikan pemahaman tentang dunia jurnalistik kepada mahasiswa.
“Jurnalistik itu bukan sekadar menulis berita, namun menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat,” ujarnya.
Apalagi di era digital dan media sosial, setiap orang dapat dengan mudah menerima ataupun menyampaikan informasi. Namun untuk produk jurnalis, tidak bisa serta merta menyampaikan informasi begitu saja.
“Bagi wartawan itu tidak hanya sekadar menyebarkan berita saja. Namun harus mengumpulkan, mengolah, dan menyebarkan informasi dari sumber yang benar dan kompeten,” ucapnya.
Apalagi bagi wartawan, dalam bertugas terdapat aturan yang harus dipatuhi. Hal itu seperti undang-undang pers nomor 40 tahun 1999 hingga kode etik.
“Dalam setiap aktivitas yang kami lakukan untuk kejurnalistikan, harus mematuhi kode etik. Selain itu, tugas kami pun dilindungi undang-undang,” jelasnya.
Maka dari itu, menurutnya kegiatan ini sangatlah bagus. Sehingga mahasiswa bisa memahami dan dapat membedakan tugas serta produk jurnalistik dan media sosial. “Kegiatan ini menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit wartawan muda,” ucapnya.
Ketua STMIK Al Fath, Rudi Ripandi, mengatakan workshop yang dilaksanakan PWI dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) ini, merupakan suatu hal yang penting. Terutama dalam memberikan bumper bagi mahasiswa dalam menyebarkan informasi.
“Mahasiswa bisa diberikan pemahaman agar tidak langsung membagikan informasi tanpa ada kejelasan atau info yang didapat. Jadi haris saring dulu sebelum dishare,” bebernya.
Hal ini bisa menjadi wawasan dan ilmu pengetahuan baru bagi mahasiswa. Termasuk menarik minat bakat mahasiswa dalam dunia jurnalistik. “Semoga mahasiswa bisa memahami dari semua materi yang disampaikan para narsumber dari PWI Kota Sukabumi,” pungkasnya. ida