Pro Kontra Berdiri nya Pasar Marema Jelang Ramadhan di Pusat Kota Sukabumi

oleh -18 Dilihat
oleh

SUKABUMI, HRPro dan kontra terkait dengan rencana adanya Pasar Raya Ramadhan atau biasa disebut dengan Pasar Marema, dinilai hal biasa yang terjadi pada setiap tahunnya atau pada jamannya. Sekedar informasi, Pasar Marema terakhir berdiri pada tahun 2013, dan keberadaan Pasar Marema tersebut saat ini sangat dirindukan oleh warga masyarakat serta para pedagang, meskipun rencana pasar tersebut masih cenderung pro dan kontra.

Lisawaty misalnya, salah seorang pemilik toko di Jalan Kapten Harun Kabir mengaku keberatan dengan adanya Pasar Marema di tahun 2025 ini, pasalnya toko – toko akan tertutup oleh bangunan di pasar tersebut.

“Lebih dari 10 tahun Jalan Kapten Harun Kabir tertutup tenda biru dan setiap tahun ada Pasar Marema dan tidak ada akses jalan ke toko,” katanya.

Dikutip dari tulisan yang tersebar dalam WhatsApp, Lisawaty mengungkapkan curhatannya yang ditujukan terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi, dimana pemilik toko tersebut berharap adanya solusi yang bijak.

“Mohon kebijaksanaan untuk dapat mencarikan Win Win Solution untuk semua pihak dan tidak merugikan kami sebagai pemilik toko yang punya SIUP dan membayar pajak,” ungkapnya.

Sementara itu, M Ramdhan salah seorang warga  Tipar Citamiang mengaku sangat mendukung adanya rencana Pasar Marema di tahun ini, menurutnya, Pasar Marema, akan berdampak baik terhadap pertumbuhan UMKM.

“Terlepas berdampak baik atau tidak, keberadaan Pasar Marema jelas akan meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) di Kota Sukabumi,” ucap Ramdhan.

Berbeda hal dengan tidak adanya Pasar Marema, lanjut Ramdhan, keberadaan bangunan atau para PKL liar tetap akan ada dan terjadi di lapangan, ironisnya aktivitas perniagaan tersebut tidak berdampak pada PAD.

“Dari pada tidak ada Pasar Marema, ya mending ada, karena jelas akan berkontribusi untuk PAD Kota Sukabumi, berbeda jika tidak ada, pemasukannya kemana?,” tegasnya.

Terpisah, salah seorang Panitia Pasar Marema, Budiono menjelaskan, adanya Pro dan Kontra merupakan suatu dinamika yang kerap terjadi di tengah-tengah masyarakat dan harus disikapi dengan bijak.

“Hal biasa ya Pro dan Kontra itu, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju itu hal biasa, namun tetap harus disikapi dengan baik dan bijak,” jelasnya.

Untuk itu, Budiono berharap agar Pemda Kota Sukabumi selaku pemangku kebijakan, dapat memberikan arahan atau rekomendasi serta keputusan secara bijak, tentunya dengan mengakomodir seluruh pihak.

“Saya secara peribadi dan kami di jajaran panitia berharap agar pemda dapat memfasilitasi pertemuan antar pihak, terutama pemilik toko yang menolak Pasar Marema,” harapnya.

Dengan duduk bersama kemudian bisa melaksanakan musyawarah, lanjut Budiono, maka dinilai akan menghasilkan keputusan atau kebijakan pemda yang bijak bagi seluruh pihak terlebih sudah terdapat rekomendasi yang terbitkan oleh sejumlah SKPD.

“Saya berharap agar pemda bisa mengundang para pemilik kios untuk berdiskusi dan bermusyawarah sehingga harapannya terdapat hasil musyawarah yang baik,” pungkasnya. ida

Thumbnail

Santunan Anak Yatim dan Duafa, Wujud Kepedulian untuk Sesama

JAKARTA, Indonesian News – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Paguyuban Nur Yakin menggelar acara santunan […] The post Santunan Anak Yatim...

Indonesian News
Thumbnail

Program Bank Sampah di RW 02 Jembatan Besi Berjalan Lancar

JAKARTA, Indonesian News – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan sampah, RW 02 Jembatan […] The post Program Bank Sampah...

Indonesian News
Thumbnail

RW 02 Angke Gelar Kerja Bakti untuk Kebersihan dan Keindahan Lingkungan

JAKARTA, Indonesian News – Warga RW 02 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, menggelar kegiatan […] The post RW 02 Angke...

Indonesian News
Thumbnail

Demo Panas di Depan Dewan Pers, Massa Tolak Sayid Iskandarsyah!

Demo Panas di Depan Dewan Pers, Massa Tolak Sayid Iskandarsyah! Artikel Demo Panas di Depan Dewan Pers, Massa Tolak Sayid...

OK Jakarta
Thumbnail

Pemkot Jakarta Selatan Lalai, Reklame Ilegal Merusak Wajah Kota Jakarta

  JAKARTA – Sebuah billboard raksasa di Jl. Metro Pondok Indah, tepatnya di persimpangan lampu merah Pondok Pinang, Jakarta Selatan,...

OK Jakarta
Thumbnail

Earias Wirawan Resmi Menjabat Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Jakarta Timur

Earias Wirawan Resmi Menjabat Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Jakarta Timur Artikel Earias Wirawan Resmi Menjabat Kepala Kantor Imigrasi...

OK Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.