PANGKALPINANG, HR — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan berbasis kompetensi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Program ini dirancang untuk mencetak aparatur yang terampil, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pelatihan tersebut juga dipadukan dengan pelatihan kewirausahaan sebagai upaya membuka peluang usaha baru dan memperluas lapangan kerja lokal. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM Pemkot Pangkalpinang serta memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan pasar.
Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go, membuka kegiatan pelatihan pada Selasa (05/08/25) di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari Unit Kompetensi Tahun Anggaran 2025.
“Pelatihan ini langkah penting dalam mencetak tenaga kerja terampil yang sesuai kebutuhan pasar kerja. Lembaga pendidikan dan pelatihan yang ada saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan tersebut,” jelasnya.
Mie Go memaparkan bahwa tantangan pengangguran masih menjadi masalah serius. Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran terbuka di Pangkalpinang naik menjadi 5,98 persen pada 2024. Kondisi ini mendorong Pemkot untuk memperluas program pelatihan dan meningkatkan kompetensi masyarakat.
Ia berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kualitas SDM, termasuk bagi penyandang disabilitas, serta menumbuhkan wirausaha baru sehingga lapangan kerja dapat tercipta lebih luas.
Mie Go juga menyoroti belum tersedianya balai latihan kerja sebagai kendala yang harus diselesaikan. Ia mendorong Dinas Tenaga Kerja untuk memperbanyak program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. agus priadi








