Pemkab Lampung Selatan Susun Arah Pembangunan 2027 Lewat Konsultasi Publik RKPD

LAMSEL,  HR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Pemkab Lampung Selatan menggelar konsultasi publik tersebut di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan. Forum ini menjadi bagian penting dari rangkaian perencanaan pembangunan yang akan ditetapkan pada pertengahan tahun 2026.

Melalui konsultasi publik RKPD ini, Pemkab Lampung Selatan menargetkan perumusan tema prioritas, isu strategis, serta arah kebijakan pembangunan tahun 2027 yang komprehensif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar, menegaskan bahwa konsultasi publik bukan sekadar agenda tahunan, melainkan fondasi awal dalam menentukan arah pembangunan daerah yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menilai pembangunan daerah tidak dapat berjalan secara parsial atau dengan pendekatan satu sektor saja. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan harus terlibat aktif agar perencanaan tidak berhenti sebagai dokumen administratif.IMG 20260121 WA0020

“Jangan sampai perencanaan hanya menjadi tumpukan dokumen. Rencana pembangunan harus mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat Lampung Selatan,” tegas Wabup Syaiful.

Wabup Syaiful juga menyampaikan bahwa Lampung Selatan memiliki posisi strategis sebagai beranda Pulau Sumatera. Daerah ini menyimpan potensi besar di sektor pariwisata, industri, dan sumber daya manusia yang perlu dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Ia menilai sektor pariwisata dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pemkab perlu terus mendorong pengembangan potensi desa berbasis keunikan lokal agar mampu menarik kunjungan wisata.

Selain pariwisata, Wabup Syaiful meminta penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM, BUMDes, dan Koperasi Merah Putih menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Di sisi lain, peningkatan kualitas layanan dasar dan pembangunan infrastruktur tetap menjadi fokus utama. Upaya tersebut harus berjalan seiring dengan pelayanan publik yang transparan, mudah diakses, dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat.

“Mari kita tinggalkan ego sektoral dan bersama-sama merumuskan tema prioritas serta isu strategis pembangunan Lampung Selatan tahun 2027 demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. santi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *