Pemkab Gowa dan BSI Luncurkan Program Gowa Berhaji, Dorong UMKM dan Perencanaan Haji

GOWA, HR — Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Bank Syariah Indonesia meluncurkan program Gowa Berhaji, Gowa Berkah pada Festival Ramadan Hati Damai yang digelar di Zona A RTH Syekh Yusuf, Rabu (11/3/2026).

Program ini hadir untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan syariah, khususnya dalam merencanakan ibadah haji melalui tabungan haji maupun investasi emas.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk dalam penguatan ekonomi masyarakat dan literasi keuangan syariah.

“Masyarakat diberikan kesempatan merencanakan ibadah haji melalui tabungan haji maupun investasi emas di BSI. Bahkan para pelaku UMKM juga memiliki peluang merencanakan keberangkatan haji mereka melalui program ini,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Gowa mencapai 1.451 orang, tertinggi di Sulawesi Selatan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah haji.

“Ini membuktikan masyarakat Gowa memiliki semangat religius yang tinggi. Mari kita manfaatkan program ini untuk menuju Baitullah yang menjadi cita-cita umat Islam,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Husniah juga menyampaikan bahwa Festival Ramadan Hati Damai menjadi salah satu kegiatan tahunan yang dinantikan masyarakat. Ia menilai tenant UMKM yang hadir semakin modern dan tertata dengan baik serta menghadirkan beragam kuliner bagi pengunjung.

“Terima kasih kepada BSI yang telah mendukung pemerintah daerah dalam membantu para pelaku UMKM meningkatkan pendapatan mereka. Antusiasme masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sangat tinggi dalam memanfaatkan peluang dari kegiatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Founding Region Makassar BSI, Tengku Chandra Husnadi, mengapresiasi Pemkab Gowa yang menggandeng BSI sebagai mitra dalam memberikan layanan bagi calon jemaah haji.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Gowa yang mempercayakan BSI sebagai mitra dalam program Gowa Berhaji. Sinergi ini merupakan bentuk kolaborasi dalam memberikan edukasi dan literasi keuangan syariah kepada masyarakat,” katanya.

Ia menyebutkan Kabupaten Gowa sebagai daerah religius memiliki antusiasme tinggi terhadap ibadah haji. Namun saat ini waktu tunggu keberangkatan haji mencapai sekitar 26 tahun.

Berdasarkan data BSI, jumlah waiting list haji melalui BSI di Kabupaten Gowa mencapai sekitar 8.155 orang atau sekitar 34,6 persen dari total 23.561 calon jemaah haji di daerah tersebut.

“Karena itu kami menyambut baik program Gowa Berhaji sebagai ikhtiar bersama agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan ke Baitullah dengan lebih matang,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan bedah rumah bagi masyarakat miskin ekstrem senilai Rp93,3 juta. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengundian doorprize umrah dan tabungan emas serta peninjauan tenant UMKM.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Gowa serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Gowa. kartia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *