Musrenbang RKPD 2027: Way Sulan Prioritaskan Lanjutan Peningkatan Jalan Desa

IMG 20260205 WA0058
Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Way Sulan

LAMSEL, HR — Kecamatan Way Sulan mengusulkan lanjutan peningkatan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2027. Usulan tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Usulan prioritas itu mengemuka dalam Musrenbang RKPD 2027 tingkat kecamatan yang digelar di Aula GSG Desa Banjarsari, Kecamatan Way Sulan, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi titik ketujuh rangkaian Musrenbang kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.

Bacaan Lainnya

Camat Way Sulan Fitri Hidayat menyampaikan bahwa infrastruktur jalan masih menjadi kebutuhan utama masyarakat meski sejumlah program pembangunan telah terealisasi pada tahun sebelumnya.

Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah melaksanakan 25 kegiatan infrastruktur di Kecamatan Way Sulan dengan total pagu anggaran mencapai Rp15,49 miliar yang bersumber dari APBD.

“Pekerjaan tersebut meliputi peningkatan ruas jalan Karang Pucung–Sumber Agung, Karang Pucung–Karang Anom (Lampung Timur), Pamulihan–Ngesti Karya (Lampung Timur), serta Lebung Sari–Sumber Agung. Selain itu, pembangunan gorong-gorong, drainase, SPAM, dan JIAT juga telah kami laksanakan,” ujar Fitri.

Selain infrastruktur, pembangunan tahun 2025 juga menyasar sektor pendidikan melalui rehabilitasi sejumlah sekolah dasar dengan total anggaran Rp2,39 miliar dari APBD dan APBN. Bantuan tersebut diterima SD Purwodadi, SD Talang Way Sulan, SDN 1 Karang Pucung, SD Sumber Agung, dan SD Sumber Pamulihan.

Pada sektor pertanian, pemerintah menyalurkan bantuan traktor roda dua dan roda empat, rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT), serta pembangunan jalan usaha tani (JUT). Sementara di sektor peternakan, kelompok ternak menerima bantuan sumur bor dan pengembangan ternak sapi potong.

Di bidang kesehatan, layanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) telah diterapkan di delapan desa di Kecamatan Way Sulan untuk melayani seluruh siklus kehidupan masyarakat. Total dana pembangunan desa tahun 2025 juga mencapai Rp11,78 miliar yang bersumber dari ADD, Dana Desa, dan DBH pajak.

Untuk perencanaan tahun 2027, Kecamatan Way Sulan mengusulkan peningkatan jalan hingga hotmix atau rigid beton pada sejumlah ruas strategis, di antaranya Karang Pucung–Sumber Agung, Lebung Sari–Sumber Agung, Pamulihan–Ngesti Karya, Karang Pucung–Karang Anom, serta ruas penghubung antar desa lainnya.

Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah yang berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Perencanaan pembangunan harus realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Musrenbang ini bukan formalitas, tetapi komitmen bersama agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

Tema pembangunan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2027 mengusung Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Potensi Desa untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Melalui Musrenbang ini, diharapkan usulan prioritas Way Sulan, khususnya peningkatan kualitas jalan desa, dapat terakomodasi secara optimal.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan hibah alat pemipil jagung kepada Kelompok Tani Wonosari Desa Sukamaju serta bantuan benih ikan dan pakan sebagai dukungan penguatan sektor pertanian dan perikanan masyarakat. santi

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *