LAMSEL, HR — Kecamatan Katibung diproyeksikan menjadi wilayah produktif dan berkelanjutan melalui penguatan sektor pertanian, ekonomi lokal, dan pariwisata desa. Hal ini ditegaskan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di GSG Bakhong Gawi, Desa Tanjung Ratu, Rabu (4/2/2026).
Musrenbang keenam ini dihadiri anggota DPRD Lampung Selatan Dapil VII, pejabat utama daerah, unsur Forkopimcam, tokoh adat, serta kepala desa se-Kecamatan Katibung. Dalam arahannya melalui Zoom Meeting, Bupati Egi menyebut Katibung sebagai kawasan pedesaan transisi yang tetap kuat di sektor pertanian, namun berkembang mengikuti dinamika ekonomi non-pertanian.
“Katibung berkembang sebagai kawasan pedesaan transisi dengan basis pertanian yang kuat sekaligus terhubung dengan ekonomi non-pertanian,” ujar Bupati Egi. Ia menekankan, pengembangan wilayah ke depan harus menjadikan pertanian sebagai fondasi utama, ekonomi lokal sebagai penguat, dan pariwisata desa sebagai pengungkit nilai tambah masyarakat.
Bupati Egi menambahkan, pengembangan pariwisata diarahkan pada aktivitas produktif masyarakat, termasuk pertanian, pengolahan hasil, UMKM desa, dan pengalaman kehidupan perdesaan, agar peluang ekonomi meningkat tanpa mengabaikan keseimbangan sosial dan kelestarian lingkungan.
“Dengan perencanaan yang matang, partisipatif, dan berorientasi hasil, kami optimistis Katibung dapat tumbuh sebagai wilayah produktif, maju, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Camat Katibung, Andi Sopyan, memaparkan perkembangan wilayahnya yang didukung sektor industri, tambang batu, perkebunan, serta potensi wisata pantai. Pertanian dan perikanan tetap menjadi kekuatan ekonomi yang tersebar hampir di seluruh desa.
Andi Sopyan juga memaparkan capaian pembangunan 2025, termasuk sektor pariwisata, pendapatan daerah, dan infrastruktur. Destinasi wisata populer di Katibung meliputi Pantai Sebalang, Pantai Selatan, Pantai Pulau Pasir, Pantai Pasir Putih, dan Pulau Condong. Potensi wisata lain yang terus dikembangkan antara lain Pantai Cukuh Perak, Pantai Air Terjun, Pantai Lempuyangan, serta Bukit Lempuyang.
“Khusus Pantai Cukuh Perak, selain keindahan pantainya, terdapat tebing potensial untuk kegiatan outbound dan panjat tebing,” jelasnya.
Dari sisi pendapatan, Katibung mencatat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2025 sebesar Rp5,16 miliar atau 89,35 persen dari 15.449 wajib pajak, menempatkan Katibung di peringkat ketiga dari 17 kecamatan di Lampung Selatan.
Di bidang infrastruktur, 23 pekerjaan terealisasi sepanjang 2025, antara lain penanganan tanggap darurat drainase, rekonstruksi Jalan Tanjungan-Neglasari, pembangunan box culvert Jalan Trans Tanjungan-Rejo Agung, dan perluasan jaringan SPAM perpipaan di Desa Trans Tanjungan. santi






