Menyebrang Pulau, Beliadi Serap Aspirasi Warga Selat Nasik

GridArt 20260129 191236449
Reses Beliadi Tampung Aspirasi Pembangunan Selat Nasik

BELITUNG, HR — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Beliadi, menyebrang lautan untuk menyerap aspirasi masyarakat Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. Ia melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun Sidang II 2026 di Kantor Camat Selat Nasik, Sabtu (17/1/2026).

Perjalanan lintas pulau tersebut menunjukkan komitmen Beliadi dalam memastikan suara masyarakat kepulauan tersampaikan secara langsung. Dalam forum reses, berbagai elemen masyarakat menyampaikan harapan terkait pembangunan Selat Nasik yang berkualitas dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Beliadi menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan sarana dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan pembangunan tersendiri.

“Setiap usulan kami tampung. Setiap persoalan harus kita hadapi dengan solusi terbaik agar pembangunan Selat Nasik benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Beliadi.

Dalam sesi dialog, Perangkat Desa Petaling, Maryono, mengusulkan perluasan pelabuhan nelayan di Desa Petaling. Menurutnya, fasilitas pelabuhan saat ini sudah tidak memadai untuk menunjang aktivitas nelayan.

Sementara itu, Ketua Nelayan dan perwakilan HKM Desa Selat Nasik, Asmadi, meminta bantuan alat tangkap nelayan serta mengusulkan perubahan status kawasan hutan agar dapat dimanfaatkan masyarakat. Ia juga menyoroti Pabrik Pengolahan Ikan (PPI) di Desa Selat Nasik yang sudah lama tidak beroperasi.

Dari sektor pertanian, warga Desa Petaling mengajukan permohonan pupuk subsidi lada guna meningkatkan produktivitas petani. Warga juga menyampaikan aspirasi pengembangan sektor pariwisata, khususnya kebutuhan fasilitas pendukung di kawasan wisata Pasir Panjang, seperti MCK, air bersih, dan mushola.

Masalah lingkungan dan sosial turut mengemuka, mulai dari banjir rob yang kerap melanda RT 01 Desa Selat Nasik sehingga warga meminta pembangunan talut, kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram, sulitnya akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga kebutuhan pelatihan pembuatan perahu fiber bagi nelayan.

Menutup kegiatan reses, Beliadi memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan dituangkan dalam laporan resmi dan diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia menegaskan komitmennya agar pembangunan di wilayah kepulauan seperti Selat Nasik tidak tertinggal. agus priadi

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *