LDC dan KLH Salurkan 525 Ribu Bibit ke 70 Kelompok

HUMBAHAS, HR — Koperasi Kopi Lintong Humbang (KLH) menjalin kerja sama strategis dengan Louis Dreyfus Company (LDC), perusahaan multinasional asal Belanda yang fokus pada perdagangan dan pengolahan komoditas pertanian. Didirikan pada 1851, LDC memiliki portofolio luas, termasuk kopi, gula, kapas, biji-bijian, minyak nabati, jus, susu, dan pakan ternak. Selain itu, perusahaan ini beroperasi di lebih dari 100 negara dan menekankan praktik perdagangan berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan petani.

Melalui kolaborasi ini, LDC dan KLH membina 70 kelompok tani kopi dengan lebih dari 1.400 anggota di enam kecamatan Humbang Hasundutan. Pada Sabtu, 23 Agustus 2025, KLH bersama LDC menyalurkan bibit kopi dengan target total 525.000 bibit untuk seluruh kelompok. Dengan demikian, para petani mendapatkan akses lebih besar pada bibit unggul.

Bacaan Lainnya
Kopi Lintong Humbang
Kopi Lintong Humbang

Victor Tambun Saribu, perwakilan LDC untuk Sumatra, menegaskan komitmen perusahaan. “Kami melakukan studi lapangan, memilih bibit unggul, dan menerapkan perawatan sesuai SOP. Pendekatan ini meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan petani. Oleh karena itu, dengan pendampingan LDC, produksi kopi lokal diharapkan mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Ketua KLH, Manat Samosir, menekankan pentingnya koperasi dalam industri kopi nasional. Ia mencontohkan regulasi EUDR di Eropa yang mewajibkan kopi berasal langsung dari petani. Karena itu, kelompok tani harus memiliki STDB agar produk mereka bisa masuk ke perdagangan global.

Sementara itu, Abdul Lumbanbatu selaku pengawas KLH menilai kerja sama dengan LDC memberi dampak nyata. Para petani tidak hanya menerima bibit unggul, tetapi juga mendapat peralatan pertanian seperti babat, bor, dan gunting kopi secara gratis. “Dengan pengelolaan 600 pokok kopi sesuai SOP, masyarakat tidak lagi bergantung pada BLT. Selain itu, anak-anak petani berpeluang melanjutkan pendidikan hingga sarjana,” ungkapnya.

Akhirnya, AKBP Antoni Lumban Gaol, perantau Humbang Hasundutan, ikut berperan sebagai penasihat KLH. Ia menegaskan bahwa keterlibatannya murni untuk mendukung masyarakat meningkatkan perekonomian lewat sektor kopi. sihar.lg

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *