CIMAHI, HR — Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Karang Mekar, Kota Cimahi, Rabu (11/2/2026). Peninjauan tersebut bertujuan memastikan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Prasetyawati, menyampaikan pelaksanaan program Rutilahu di lokasi tersebut secara umum berjalan baik. Namun, ia menemukan beberapa catatan penting dalam pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, keterbatasan lahan membuat pembangunan rumah penerima bantuan lebih banyak dilakukan secara vertikal dengan menambah lantai bangunan.
“Pelaksanaan program berjalan baik. Namun karena keterbatasan lahan, pembangunan rumah lebih banyak dilakukan dengan menambah lantai menjadi dua tingkat,” ujar Prasetyawati.
Prasetyawati juga menyoroti tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bantuan Rutilahu yang belum sepenuhnya terpenuhi. Saat ini, program tersebut hanya menyasar kawasan yang masuk kategori permukiman kumuh.
Ia menjelaskan, jumlah kawasan kumuh di Kota Cimahi dan Kota Bandung secara administratif relatif terbatas. Kondisi tersebut membuat banyak rumah tidak layak huni di luar kawasan kumuh belum mendapatkan bantuan.
Pihak kelurahan, lanjutnya, mengusulkan agar pemerintah meninjau ulang ketentuan tersebut. Dengan revisi aturan, program Rutilahu dapat menjangkau rumah tidak layak huni yang berada di luar kawasan kumuh.
“Ada masukan dari pihak kelurahan agar aturan tersebut ditinjau ulang. Program Rutilahu sebaiknya tidak hanya difokuskan pada kawasan kumuh, sehingga warga yang membutuhkan tetap bisa menerima bantuan,” jelasnya.
Komisi IV DPRD Jawa Barat berkomitmen mendorong perluasan cakupan program Rutilahu agar lebih banyak masyarakat menerima manfaat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
“Kami akan terus mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat melalui program perumahan yang tepat sasaran,” tutup Prasetyawati. horaz






