LAMSEL, HR — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di seluruh kecamatan. Menurutnya, kondisi jalan yang baik menjadi kunci utama dalam menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Egi saat meresmikan pembangunan ruas jalan Kota Baru–Sinar Rejeki di Kecamatan Jati Agung, Kamis (15/1/2026).
Ruas jalan ini menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Sinar Rejeki dengan kawasan Kota Baru. Keberadaannya diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
Pembangunan tersebut mencakup rekonstruksi Jalan Ruas Kota Baru–Sinar Rejeki (R.190) dengan total panjang penanganan mencapai 2.967 meter. Jalan dibangun menggunakan perkerasan beton Fc.20 setebal 20 sentimeter, dengan lebar bervariasi antara 4 hingga 5,5 meter.
Proyek pembangunan jalan ini menelan anggaran sebesar Rp8.986.270.350,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2025.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Acara tersebut disaksikan jajaran pejabat struktural Pemkab Lampung Selatan, Camat Jati Agung beserta Forkopimcam, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Jati Agung.
Turut hadir Rektor Universitas Islam An-Nur Lampung Dr. H. Andi Warisno, M.MPd., Dekan Fakultas Ilmu Syariah Universitas An-Nur Dr. KH. Abdul Adib, M.Pd., tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Lampung.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berhenti pada proses fisik, tetapi juga membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga dan merawat aset yang telah dibangun.
Ia meminta seluruh pihak, mulai dari aparat hingga masyarakat, aktif mengawasi penggunaan jalan, khususnya terhadap kendaraan yang melintas melebihi kapasitas.
“Jalan ini adalah hasil kolaborasi kita semua. Saya menitipkan pesan kepada Pak Camat dan Kapolsek agar memastikan kendaraan yang melintas sesuai tonase, supaya jalan tidak cepat rusak,” tegas Bupati Egi.
Bupati Egi juga mengaku terkesan dengan perubahan wajah Kecamatan Jati Agung setelah dilakukan perbaikan infrastruktur. Menurutnya, jalan yang baik membawa dampak langsung terhadap kenyamanan dan kehidupan masyarakat.
“Jati Agung terasa lebih hidup dan terang. Kecamatan ini juga penuh berkah, banyak ulama berkumpul di sini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Egi meminta masyarakat bersabar terhadap ruas jalan lain yang belum tertangani. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyusun skala prioritas pembangunan secara bertahap dan terukur.
“Kami tidak bisa menyelesaikan semua persoalan infrastruktur dalam waktu singkat. Insyaallah, pembangunan jalan di Lampung Selatan akan terus berlanjut secara bertahap dan merata,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus Rektor Universitas Islam An-Nur Lampung Andi Warisno menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Saya hampir 50 tahun tinggal di kampung ini. Baru sekarang saya melihat jalan sebagus ini. Terima kasih kepada Bapak Bupati Lampung Selatan,” ungkapnya dengan haru. santi








