Fraksi DPRD Pagar Alam Sampaikan Pandangan Umum terhadap LKPJ Wali Kota 2025

IMG 20260310 WA0025
Pandangan Fraksi DPRD Pagar Alam terhadap LKPJ 2025

PAGAR ALAM, HR — Wakil Wali Kota Hj. Bertha menghadiri Rapat Paripurna Sidang ke-2 DPRD Kota Pagar Alam dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025.

Rapat paripurna tersebut digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam pada Senin (9/3/2026).

Bacaan Lainnya

Sidang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Pagar Alam Hj. Dessy Siska dan dihadiri Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, perwakilan Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat serta lurah di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD Kota Pagar Alam menyampaikan pandangan umum terhadap LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari proses evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah selama tahun anggaran sebelumnya.

Fraksi NasDem mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam optimalisasi anggaran dan pelayanan publik. Namun, fraksi ini juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), perbaikan infrastruktur pendidikan dan kesehatan, serta penyelesaian gaji pegawai P3K paruh waktu yang dinilai belum terealisasi.

Sementara itu, Fraksi Gerindra menyoroti lambannya penyerapan anggaran hingga Maret 2026 dan meminta transparansi dalam penggunaan anggaran. Selain itu, fraksi ini juga menyoroti kelangkaan LPG 3 kilogram serta ketidaksesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) di lapangan.

Fraksi Demokrat mengapresiasi peningkatan PAD dari Rp88,7 miliar menjadi Rp97,3 miliar. Meski demikian, fraksi ini meminta pengelolaan APBD yang lebih efektif serta menyoroti persoalan penumpukan sampah yang perlu segera ditangani, terutama menjelang perayaan Lebaran.

Di sisi lain, Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah daerah terus menggali potensi daerah guna meningkatkan PAD serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Fraksi Golkar turut menyoroti persoalan penanggulangan banjir, pengelolaan sampah, serta meminta penjelasan terkait pembayaran gaji P3K paruh waktu di sejumlah organisasi perangkat daerah.

Sedangkan Fraksi PKB mengapresiasi kenaikan PAD Kota Pagar Alam yang tercatat mencapai 9,66 persen.

Berbagai pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat di Kota Pagar Alam. jauhari gunawan

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *