

MAJALENGKA, HR — Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Majalengka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka menggelar rapat paripurna istimewa di Pendopo Kabupaten Majalengka (11/02/2026).
Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H Didi Supriadi SH didampingi Wakil Ketua I Deden Hardian Narayanto ST, Wakil Ketua II H Asep Eka Mulyana SP dan Wakil Ketua III Dr H Juhana Zulfan M M, serta para fraksi dan anggota DPRD Kabupaten Majalengka.
Rapat Paripurna tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Nasional, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Jaksa Agung RI ST. Burhanuddin, Anggota DPR RI TB Hasanuddin, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H Didi Supriadi SH menyampaikan,Berdasarkan keputusan DPRD Majalengka No 100.III.lIl/kep.II/tim.dprd 2026 tanggal 28 Januari 2026 tentang kegiatan DPRD Kabupaten Majalengka bulan Februari 2026 acara rapat paripurna hari ini adalah peringatan hari jadi Kabupaten Majalengka ke 186 tahun 2026.
“Kami pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu saudara sekalian yang telah memenuhi undangan kami, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Rabu tanggal 11 Pebruari 2026 rapat paripurna dengan resmi kami buka,” ucap ketua DPRD Kabupaten Majalengka.
H Didi juga menyampaikan, dengan telah ditetapkan peraturan daerah Kabupaten Majalengka Nomor 7 tahun 2025 tentang penetapan hari jadi Kabupaten Majalengka peringatan hari jadi Majalengka mengalami perubahan yang semula tanggal 7 Juni menjadi tanggal 11 Februari.
“Dalam peraturan daerah Kabupaten Majalengka No 7 tahun 2025 telah ditetapkan tanggal 11 Pebruari 1840 sebagai hari lahir daerah Kabupaten Majalengka, sehingga setiap tahunnya Masyarakat Kabupaten Majalengka memperingatinya dan Alhamdulillah rapat paripurna dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Majalengka ke 186 hari ini dapat di laksanakan,” ujar H Didi Supriadi.
Menurutnya, penetapan hari jadi Kabupaten Majalengka pada 11 Februari 1840 merupakan keputusan penting dan bersejarah berdasarkan kajian akademik yang komprehensif melibatkan Negarawan, akademisi, Budayawan serta berbagai elemen Masyarakat.
“Maka pada tanggal 11 Februari setiap tahunnya bukan sekedar penentuan tanggal tetapi bentuk penghormatan setiap sejarah identik dan perjalanan panjang Masyarakat Majalengka, Peringatan hari jadi Kabupaten Majalengka 11 Pebruari 2026 dengan Tema, Menapak Sejarah Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung Sae.” ujarnya.
Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H Didi Supriadi juga menyampaikan bahwa peringatan hari jadi Kabupaten Majalengka merupakan
- Memperkuat identitas Daerah meneguhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap daerahnya.
- Refleksi dan evaluasi momentum untuk melihat capaian tantangan pembangunan.
- Semangat Kebersamaan mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan Masyarakat.
- Menyongsong masa depan memotivasi pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Adapun susunan rapat paripurna DPRD pad hari jadi Kabupaten Majalengka sebagai berikut :
- Pembukaan Rapat Paripurna
- Menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan himne Sindangkasih.
- Pembacaan riwayat singkat hari jadi Kabupaten Majalengka.
- Sambutan Bupati Majalengka.
- Sambutan Gubernur Jawa Barat.
- Sambutan Tokoh Nasional asal Kabupaten Majalengka.
- Pembacaan doa.
- Penutupan Rapat Paripurna.
- Menyanyikan himne Sindangkasih.
Bupati Majalengka, Eman Suherman dalam sambutannya menyampaikan bahwa penetapan tanggal baru tersebut merupakan hasil kajian akademik mendalam yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Nina Herlina, M.S. dari Universitas Padjadjaran. Perubahan ini bertujuan untuk meluruskan sejarah sekaligus memperkuat jati diri Kabupaten Majalengka.
Bupati memaparkan sejumlah capaian strategis pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majalengka tercatat sebagai tertinggi kedua di Jawa Barat pada triwulan II 2025 dengan angka 9,01 persen, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,38 persen. Melalui program MATA HATI, angka pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 4,01 persen menjadi 3,62 persen, berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, total investasi yang masuk ke Majalengka sepanjang tahun 2025 mencapai Rp3,4 triliun serta sejumlah capaian lainnya.
“Momen Hari Jadi ke-186 ini menjadi titik tolak untuk melangkah ke masa depan dengan semangat kolaborasi dan inovasi menuju Majalengka Langkung Sae,” tegas Bupati lintong/adv






