DPRD Jabar Soroti Kualitas Bangunan Sekolah Usai SMAN 2 Gunung Putri Ambruk

Screenshot 2026 02 05 10 08 13 16 c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062
DPRD Jabar soroti bangunan sekolah ambruk

BOGOR, HR — Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menindaklanjuti penanganan pascakejadian ambruknya bangunan SMAN 2 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang terjadi pekan lalu. Komisi V meminta pemerintah pusat dan daerah memastikan pembangunan sarana pendidikan sesuai standar teknis demi keselamatan peserta didik.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Aceng Malki, menyampaikan pihaknya menyoroti kondisi sarana dan prasarana sekolah yang terdampak. Ia juga mendorong percepatan perbaikan agar proses belajar mengajar kembali berjalan normal.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan laporan masyarakat dan pemberitaan di media sosial, memang terjadi musibah di SMAN 2 Gunung Putri. Penyebabnya diduga karena rancang bangun dan pondasi yang tidak sesuai spesifikasi. Perbaikan harus segera dilakukan karena banyak siswa membutuhkan ruang kelas,” ujar Aceng.

Aceng menjelaskan, hingga kini bangunan yang ambruk belum diperbaiki. Namun, pemerintah pusat berencana mulai melakukan pengerjaan pada pekan ini dan menargetkan penyelesaian sebelum tahun ajaran baru.

“Komisi V akan menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi pembangunan fasilitas pendidikan di Jawa Barat. Kami juga akan mengecek pembangunan sekolah baru, termasuk rencana peninjauan ruang kelas baru di Bekasi,” katanya.

Ia menegaskan, dinas terkait harus lebih selektif dalam memilih penyedia jasa konstruksi. Menurutnya, pengawasan pembangunan sekolah harus dilakukan secara ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

“Dinas harus memilih CV yang jelas dan kredibel. Pengawasan pembangunan sekolah wajib diperketat,” pungkas Aceng. horaz

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *