SINTANG, HR – Banjir yang terjadi di Kabupaten Sintang Kalimantan barat juga turut merendam Asrama TNI yang berada di kelurahan Alai, air masuk kedalam rumah dengan ketinggian bervariasi hingga pinggang orang dewasa.
Hampir semua anggota dan keluarganya yang berada di komplek perumahan tersebut mengungsi ke berbagai tempat yang tidak terdampak banjir.
Salah satunya Serka Adhitya yang juga terdampak, dan tidak memiliki sanak famili, sehingga harus mengontrak di salah satu rumah kontrakan di Desa Baning Kota.
“Kami juga terdampak, biasanya kalau banjir tidak pernah sampai mengungsi, ini sudah benar-benar tinggi, jadi karena mempertimbangkan faktor keamanan dan kesehatan, kami mengungsi. Kita belum tahu ya kapan air akan surut sehingga kita mengontrak selama sebulan,” ujarnya saat ditanyai.
Serda Yani, salah satu anggota Kodim yang juga terdampak turut menuturkan, “di kelurahan alai ini merata banjirnya berdampak, cuma bervariasi, seperti pakde di sebelah rumah saya ini, baru hari ini mau evakuasi, sebelumnya ditinggal, pas kembali di cek, sudah mau tenggelam barang-barangnya, kebetulan kita lewat patroli air tadi bersama mas Adhitya, jadi sekalian kita bantu evakuasi,” jelasnya.
Ia menambahkan,” saya juga menghimbau untuk warga yang sudah mengungsi, mungkin sekali-kali dapat di tinjau rumahnya, takutnya barang-barang yang sebelumnya aman, tapi semakin tinggi air kita gak monitor, taunya sudah terendam,” terangnya mengingatkan. tim