SUKABUMI, HR – Bupati Sukabumi Asep Japar resmi membuka Bazar Ramadhan 1447 H / 2026 M di Lapangan Sepak Bola Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Selasa (10/03/2026).
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar bazar tersebut untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, menjelaskan bazar Ramadhan ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 12 Maret 2026. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.
“Bazar ini digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Idul Fitri sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap produk lokal dengan membeli kebutuhan dari pelaku usaha di lingkungan sekitar.
“Saya mengajak kita semua agar produk daerah menjadi tuan rumah di rumah sendiri. Belilah produk dari tetangga untuk menggerakkan ekonomi warga,” ujarnya.
Asep Japar juga mendorong para pelaku UMKM memanfaatkan momentum bazar Ramadhan sebagai sarana promosi agar produk lokal semakin dikenal masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat Motekar untuk mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan para pedagang agar tetap menjaga kualitas produk serta menawarkan harga yang wajar sehingga masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan.
“Gunakan ajang ini untuk promosi agar produk lokal kita naik kelas. Berikan kualitas terbaik dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat,” katanya.
Bupati berharap bazar Ramadhan ini dapat memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan berbuka puasa sekaligus memberikan berkah bagi para pelaku usaha.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin, tidak hanya saat bulan Ramadhan, guna mendukung perkembangan UMKM di Kabupaten Sukabumi.
“Semoga UMKM kita terus naik kelas dan kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan demi menggerakkan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya. ida







