Bupati Gowa Nilai Jalan Paket 2 Tingkatkan Konektivitas Antarwilayah

IMG 20260210 WA0058
Bupati Gowa menilai pembangunan Jalan Paket 2 sepanjang 52,15 kilometer meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan antarwilayah.

GOWA, HR — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai pembangunan infrastruktur jalan strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.

Salah satu proyek yang dinilai berdampak besar yakni penanganan preservasi Jalan Paket 2 yang menghubungkan Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, hingga Jeneponto.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa saat menghadiri kegiatan groundbreaking pengerjaan Jalan Paket 2 bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Jalan Poros Galesong Utara, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2/2026).

“Dilakukannya groundbreaking pengerjaan Jalan Paket 2 oleh Pemerintah Provinsi Sulsel akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan pembangunan,” ujar Bupati Talenrang.

Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Gowa mendapatkan porsi pembangunan jalan yang cukup signifikan dalam proyek tersebut. Total panjang jalan yang dikerjakan mencapai sekitar 52,15 kilometer, mencakup wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi, sehingga berperan penting dalam penguatan infrastruktur daerah.

Adapun ruas jalan yang masuk dalam proyek ini meliputi Jalan Panciro (batas Kabupaten Gowa–Kota Makassar) sepanjang 4,18 kilometer, ruas Pallangga–Salekoa (batas Gowa–Takalar) sepanjang 14,20 kilometer, serta ruas Sapaya–Malino sepanjang 33,77 kilometer.

IMG 20260210 WA0055
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman,

“Insya Allah, manfaat pembangunan ini ke depan akan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat yang melintas dan beraktivitas di wilayah tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa proyek Jalan Paket 2 merupakan bentuk komitmen Pemprov Sulsel dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah selatan Sulawesi Selatan.

“Ruas ini meliputi Galesong Utara, Galesong Selatan, Galesong, dan Sanrobone. Paket 2 ini memiliki total anggaran sebesar Rp274 miliar,” jelas Andi Sudirman.

Ia merinci, penanganan jalan di wilayah Galesong, Kabupaten Takalar, mencapai kurang lebih 100 kilometer. Sementara itu, pembangunan di Kabupaten Gowa mencakup sekitar 52 kilometer, dan di Kabupaten Jeneponto sepanjang 34 kilometer, serta beberapa wilayah lain yang saling terhubung.

Menurutnya, paket-paket pengerjaan jalan tersebut saling beririsan sehingga memungkinkan pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan.

“Paket pengerjaan ini saling beririsan sehingga pembangunan dapat berjalan merata,” terangnya.

Gubernur Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan proyek, khususnya warga yang terdampak langsung oleh pelebaran jalan.

“Kami mohon kerja sama masyarakat, terutama yang rumahnya berada di sepanjang ruas jalan. Dengan penataan yang lebih baik, Insya Allah lingkungan juga akan terlihat lebih rapi,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan akses dan arus lalu lintas.

“Saya mohon maaf apabila selama proses pengerjaan berlangsung terdapat gangguan akses jalan dan arus lalu lintas,” tutupnya. kartia

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *