GOWA, HR — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kembali menyalurkan bantuan sekaligus meninjau Program Layak Huni Baznas Tahun 2025 bagi keluarga miskin ekstrem (KME) di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan, Minggu (2/11).
Penyaluran bantuan dimulai di Kecamatan Bontonompo, tepatnya di rumah Mariati di Kelurahan Kalase’rena, dilanjutkan ke Hasrul di Desa Barembeng dan Malla’ Dg Lau di Desa Manjapai. Kunjungan kemudian berlanjut ke Kecamatan Bontonompo Selatan, ke rumah Dudding Dg Sila di Desa Tanrara dan Kalbi Dg Coa di Desa Sengka.
“Semoga berkah. Semua bantuan ini berasal dari gotong royong para ASN di Kabupaten Gowa melalui kerja sama dengan Baznas. Semoga Allah SWT memudahkan langkah kita dalam mengentaskan keluarga miskin ekstrem yang sejak awal menjadi prioritas saya sebagai Bupati,” ujar Sitti Husniah.
Bupati menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Meskipun hari libur, kita manfaatkan untuk hal baik. Kepemimpinan bukan hanya soal kantor dan kebijakan, tetapi juga tentang hadir dan peduli terhadap masyarakat,” tambahnya.
Salah satu penerima bantuan, Mariati, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia merasa sangat terbantu dengan program pemberdayaan yang digagas Pemkab Gowa bersama Baznas.
“Terima kasih, Ibu Bupati. Alhamdulillah, sekarang saya tidak perlu beli beras lagi. Berkat bantuan ini, usaha kecil saya juga sudah menghasilkan,” ungkapnya dengan haru.
Ketua Baznas Kabupaten Gowa menjelaskan, program ini dilakukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa dan melibatkan Sahabat LACAK sebagai tim asesmen lapangan. Hasil asesmen kemudian direkomendasikan oleh Dinas Sosial Gowa dan disetujui oleh Bupati sebelum penyaluran dilakukan.
Program ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Gowa dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem melalui bantuan langsung dan pemberdayaan ekonomi keluarga penerima manfaat. kartia








