BANDUNG, HR – Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, mendorong pelaku usaha mikro untuk naik kelas menjadi usaha menengah melalui penguatan sektor ekonomi kreatif. Pesan tersebut ia sampaikan dalam Musyawarah Wilayah I Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Jawa Barat 2026 yang diunggah melalui media sosial resminya pada 9 Februari 2026.
Buky menilai Musyawarah Wilayah I GEKRAFS Jawa Barat menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi kreatif sebagai solusi atas berbagai tantangan sosial dan ekonomi di Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk lebih dari 50 juta jiwa, Jawa Barat masih menghadapi persoalan pengangguran dan kemiskinan yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Menurut Buky, GEKRAFS harus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di sektor ekonomi kreatif. Ia menegaskan organisasi ini memiliki peran strategis dalam mencetak wirausaha baru dan memperkuat pelaku usaha mikro agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Buky mengajak para pengusaha mikro untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui program pendampingan, pelatihan, serta penguatan jaringan bisnis. Langkah tersebut akan membantu pelaku usaha naik level dari skala mikro ke menengah bahkan lebih besar.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menghadapi perubahan zaman, termasuk transformasi digital dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Menurutnya, sektor ekonomi kreatif mampu beradaptasi dengan cepat dan memberi peluang besar bagi generasi muda untuk menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan.
Musyawarah Wilayah I GEKRAFS Jawa Barat menjadi forum strategis bagi pelaku industri kreatif untuk bertukar gagasan, memperluas kolaborasi, dan membangun ekosistem usaha yang kuat. Buky berharap pemerintah daerah, komunitas kreatif, dan pelaku usaha terus mempererat kerja sama demi mewujudkan Jawa Barat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. horaz






