Aktivis Buddhis Desak RUU Perampasan Aset Koruptor Segera Disahkan 

Dewan Pengurus Pusat Dharmapala Nusantara dan Forum Aktivis Buddhis Bersatu (FABB) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kerusuhan yang terjadi di beberapa kota besar.
Dewan Pengurus Pusat Dharmapala Nusantara dan Forum Aktivis Buddhis Bersatu (FABB) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kerusuhan yang terjadi di beberapa kota besar.

JAKARTA, HR – Dewan Pengurus Pusat Dharmapala Nusantara dan Forum Aktivis Buddhis Bersatu (FABB) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kerusuhan yang terjadi di beberapa kota besar, termasuk Jakarta, Makassar, Medan, Jambi, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, dan Bandung. Aksi demonstrasi yang semula merupakan wujud kebebasan berdemokrasi kini berujung bentrokan, kerusuhan, bahkan menelan korban jiwa.

Ketua Umum Dharmapala Nusantara, Kevin Wu, bersama Sekretaris Jenderal Eko Nugroho R., menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online. Kehilangan ini disebut harus menjadi peringatan keras agar tidak ada lagi korban berikutnya.

Dalam pernyataan sikapnya, Dharmapala Nusantara menekankan pentingnya mendukung desakan agar RUU Perampasan Aset Koruptor segera disahkan sebagai instrumen pemulihan aset negara dan penegakan hukum yang transparan.

Organisasi ini juga menolak kenaikan PBB dan kebijakan lain yang membebani masyarakat, khususnya rakyat kecil dan pelaku UMKM, serta menegaskan akuntabilitas publik agar pengelolaan anggaran negara dapat dipercaya.

Dharmapala menegaskan demokrasi harus dihormati, namun jangan sampai berubah menjadi anarki. Penyampaian kritik masyarakat perlu dilindungi, tetapi tidak boleh disalahgunakan menjadi kerusuhan, perusakan fasilitas umum, atau tindakan yang justru melukai rakyat sendiri.

Selain itu, Dharmapala Nusantara juga mengajak tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan rumah ibadah untuk aktif meredam suasana dan menanamkan kedamaian. Masyarakat diminta bijak bermedsos, tidak menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian yang dapat memperkeruh keadaan. Pemerintah dan aparat keamanan diminta bertindak tegas, adil, dan humanis demi menjaga keselamatan rakyat.

Dharmapala juga mengingatkan agar elit politik dan tokoh masyarakat tidak menunggangi penderitaan rakyat demi kepentingan politik sempit, melainkan mengambil tanggung jawab moral untuk meredam kerusuhan.

Dewan Pengurus Pusat Dharmapala Nusantara dan Forum Aktivis Buddhis Bersatu (FABB) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kerusuhan yang terjadi di beberapa kota besar.
Dewan Pengurus Pusat Dharmapala Nusantara dan Forum Aktivis Buddhis Bersatu (FABB) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kerusuhan yang terjadi di beberapa kota besar.

Sementara itu, seluruh umat beragama dan anak bangsa diajak menjaga solidaritas sosial, melindungi tempat ibadah, serta saling membantu masyarakat yang terdampak dengan semangat gotong royong.

“Indonesia lahir dari keberagaman dan gotong royong. Kerusuhan bukanlah jalan keluar. Saatnya kita kembali menegakkan semangat persatuan, lebih kuat dari pada provokasi, lebih kokoh daripada perbedaan, dan lebih luhur daripada kebencian,” kata Kevin Wu dan didampingi Sekjen Eko Nugroho R, Minggu (31/08/2025).

Dharmapala Nusantara menyerukan penghentian segala bentuk kekerasan demi Indonesia yang damai, adil, dan bermartabat. •didit

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *