HUMBAHAS, HR — Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., menghadiri penanaman dan penyerahan bibit kopi Arabika untuk Kelompok Tani di Desa Pancurbatu, Kecamatan Pollung, Sabtu (23/8). Ia menanam bibit secara simbolis di lahan Kelompok Tani Kita Bersama. Hadir juga Kadis Pertanian Junter Marbun, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Maria Uli Sianturi, camat, serta Kepala Desa Pancurbatu.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan kopi sebagai komoditas unggulan Humbahas. Ia menyebut sekitar 80 persen penduduk Indonesia mengonsumsi kopi, sehingga potensi ini harus dimanfaatkan.
“Saya datang karena kasih. Namun yang lebih penting adalah kekompakan kita. Jika kita kompak, keberhasilan akan datang,” ujar Bupati Oloan.
Ketua Koperasi Lintong Humbang (KLH), Manat Samosir, menjelaskan koperasi yang lahir dari komunitas Maspekal telah membentuk 70 kelompok tani dengan 1.400 anggota di enam kecamatan. Ia menekankan perlunya dukungan pemerintah agar kopi Humbang menembus pasar ekspor sesuai regulasi EUDR Uni Eropa. KLH sudah mendaftar ke lembaga sertifikasi independen dan memperoleh rembores untuk memastikan keberadaan petani, rumah, dan lahan. “Kami berharap dukungan perantau memperkuat gerakan ini,” tambahnya.
Ketua Kelompok Tani Kita Bersama, Sihar Lumbanbatu, bersama Pengawas KLH, Abdul Lumbanbatu, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, koperasi, dan LDC yang terus mendampingi petani. Mereka menilai sinergi ini memberi energi baru untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kopi Humbahas.
Kadis Pertanian Humbahas, Junter Marbun, mengingatkan sejak 2018 kopi Arabika Sumatera Lintong sudah mengantongi Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan HAM. Sertifikat itu menegaskan kualitas khas kopi Lintong. “Kopi Humbang sudah memiliki reputasi nasional, nomor satu di Indonesia. Pemerintah siap membantu penerbitan STDB agar lebih banyak kelompok tani tercatat resmi,” jelasnya.
Penasehat KLH, AKBP Antoni Lumban Gaol, SH., MH., yang sedang bertugas di Kuala Lumpur, menitipkan pesan agar petani tetap bersatu membangun Humbahas lewat kopi. Ia optimistis kekompakan, dukungan perantau, dan pendampingan koperasi akan membuat kopi Humbang Hasundutan semakin diperhitungkan di pasar global. sihar.lg