MAKASSAR, HR – PT Putri Dewani Mandiri dalam pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kompetensi bagi Tenaga Pendidik, dengan tema ” Literasi Anti Korupsi dalam Pembentukan Karakter Kepemimpinan Pada Satuan Pendidikan” yang bertempat di hotel Arya Duta Makassar
Di ikuti beberapa sekolah dasar dan sekolah tingkat pertama yang ada di Kabupaten Gowa. Disela kesibukan direktur Utama Mufia mengutarakan prospek SDM untuk kegiatan potensi talenta kepemimpinan dilingkup pendidikan
Dirinya juga mengatakan “Jelasnya diikuti jalan kegiatannya, dimana pemateri memberikan dan menjelaskan sejak dimulai kegiatan ini, supaya lebih paham manfaatnya” jelas Dirut PT Putri Dewani Mandiri pada media ini
Disinggung terkait sumber dana yang digunakan dalam kegiatan tersebut, Dirut PT Putri Dewani Mandiri, mengatakan
“Kepala Sekolah boleh menggunakan dana anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS)” tandas Mufia
“Memang sudah ada petunjuk teknis Dana Bos, kegiatan Bimtek ini ada didalam juknis Dana bos untuk pengembangan Sumber Daya Manusianya” terangnya
“Peserta yang ikut dalam Bimtek ini tidak ada unsur paksaan apalagi intervensi” sambungnya
“Kami dari pihak penyelenggara tidak membebankan sekolah untuk ikut di kegiatan Bimtek ini, adapun yang mau ikut baru tidak sesuai administrasi maka kami menggratiskan karna itu kepentingan mereka intinya tidak ada paksaan” lugasnya Mufia Direktur PT. Puteri Dewani Mandiri
Mufia sebutkan besar biaya yang dikeluarkan kepala sekolah bervariasi ” Ada yang bayar Rp 3,500.000,-, ada juga hanya Rp 1.000.000,- dan bahkan ada yang gratis” bebernya, Selasa, (25/02/2025) di Hotel Aryaduta Makassar. kartia