Peringati Hari Santri, Ponpes Dzikir Al Fath Sukabumi Gelar Pelatihan Security Berbasis Agama dan Bela Diri

SUKABUMI, HR — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober, Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al Fath Sukabumi menggelar pelatihan calon tenaga keamanan (security) selama tiga hari dengan melibatkan 24 peserta pada tahap awal.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi pesantren dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pembekalan keterampilan bagi santri dan peserta pelatihan agar memiliki kesiapan mental, penguatan spiritual, serta peluang memasuki dunia kerja.

Materi pelatihan meliputi pendidikan agama Islam, pembiasaan ibadah, penguatan mental, dan ilmu bela diri. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan perusahaan penyelenggara pelatihan serta melibatkan Kementerian Agama.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath Sukabumi, KH. Fajar Laksana, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk menegaskan peran pesantren yang tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pesantren memiliki potensi untuk mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang dapat membekali santri dan masyarakat dengan keterampilan praktis sesuai kebutuhan dunia kerja.

Ke depan, pesantren diharapkan dapat mengembangkan pelatihan di berbagai bidang, seperti keamanan, agrobisnis, dan kewirausahaan, tanpa meninggalkan fungsi utamanya dalam mencetak santri, dai, serta tenaga pendidik agama yang bermanfaat bagi umat.

Melalui pelatihan ini, Ponpes Dzikir Al Fath Sukabumi berharap dapat memperluas peran pesantren dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka peluang kerja bagi para peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *