JAKARTA, HR – Kondisi Rumah Susun (Rusun) Flamboyan di Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, kian memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan dilaporkan mengalami kerusakan serius, mulai dari struktur yang kropos hingga rangka besi konstruksi yang berkarat dan terbuka.
Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) V, Muhammad Ali, membenarkan bahwa Rusun Flamboyan sudah tidak layak dihuni. Menurutnya, usia bangunan yang telah mencapai sekitar 30 tahun menjadi faktor utama menurunnya kualitas konstruksi.
“Rusun Flamboyan dibangun pada tahun 1996. Dengan usia bangunan yang sudah cukup tua, kondisinya kini sangat berisiko bagi keselamatan penghuni,” beber Ali, di Kantor UPRS V, Rabu (15/04/2026).
Ali menjelaskan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh penghuni yang berjumlah 567 kepala keluarga (KK). Dalam sosialisasi tersebut, UPRS V menyampaikan bahwa masa sewa tidak akan diperpanjang, mengingat kondisi bangunan yang dinilai membahayakan.
“Kami sudah menyampaikan kepada warga agar secara bertahap mengosongkan unit masing-masing. Ini dilakukan semata-mata demi keselamatan penghuni, karena bangunan sudah rawan runtuh,” jelas Ali.
Ia mengaku memahami kondisi warga yang terdampak, namun langkah tersebut dinilai sebagai keputusan terbaik untuk menghindari risiko yang lebih besar. Sebagai pengelola, pihaknya merasa bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan seluruh penghuni.
Meski demikian, Ali memastikan bahwa warga yang terdampak akan diprioritaskan untuk kembali menempati Rusun Flamboyan setelah proses revitalisasi selesai, sesuai dengan ketentuan Peraturan Gubernur (Pergub) yang berlaku.
“Jika pembangunan kembali sudah selesai, warga lama tetap memiliki kesempatan untuk kembali, tentunya dengan mengikuti aturan yang ada,” sebut Ali.
Sementara itu, salah satu penghuni, Sri, membenarkan adanya sosialisasi dari pihak UPRS V terkait pengosongan rusun. Ia mengaku saat ini tengah mencari tempat tinggal sementara sambil menunggu proses pembangunan ulang.
“Kami sudah diberi tahu untuk mengosongkan rusun. Sekarang sedang mencari kontrakan dulu, sementara menunggu nanti dibangun kembali,” tutup Sri. •didit








