PANGKALPINANG, HR — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani memimpin langsung kegiatan bakti sosial dan penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Ketapang, Pangkalpinang, Sabtu pagi (4/4/2026).
Pemerintah Provinsi Babel berkolaborasi dengan Komunitas KIOK Bangka menggelar kegiatan tersebut di depan Rusunawa Ketapang. Dalam kegiatan itu, gubernur menyerahkan 200 paket sembako kepada masyarakat dan ikut menanam 500 bibit mangrove bersama warga.
Hidayat Arsani menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik tetapi juga dalam aspek sosial dan lingkungan.
“Kami ingin memastikan pemerintah hadir membantu masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Gubernur menjelaskan bahwa mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Tanaman ini mampu mencegah abrasi, menjadi habitat biota laut, serta menyerap karbon untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Menurutnya, penguatan ekosistem pesisir juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Kalau pesisir kuat, nelayan akan lebih terlindungi. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong dan menjadikan kepedulian sosial serta lingkungan sebagai gerakan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Babel, lanjutnya, akan terus mendorong program berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah.
Ketua Umum Komunitas KIOK Bangka, Elian, mengapresiasi kehadiran gubernur yang dinilai memberi semangat bagi peserta kegiatan. Ia berharap dukungan pemerintah terus berlanjut agar kegiatan serupa semakin luas jangkauannya.
Apresiasi juga datang dari masyarakat. Sumardi, nelayan setempat, mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. Hal senada disampaikan Pujihartati yang berharap aksi sosial dan pelestarian lingkungan terus berlanjut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Pangkalpinang Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna bersama jajaran Pemprov Babel. agus priadi








