BANJAR, HR – Anggota DPRD Kota Banjar dari Fraksi PKS Komisi III, Cecep Dani Sufyan, mendorong keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan daerah. Ia menyerap aspirasi kalangan Generasi Z (Gen Z) dalam kegiatan reses Persidangan II Tahun 2025–2026 di Kantor DPD PKS Kota Banjar, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 50 peserta dari kalangan pemuda. Cecep sengaja mengundang Gen Z agar mereka memiliki ruang menyampaikan gagasan dan kebutuhan secara langsung.
Ia menilai, suara anak muda selama ini belum mendapat porsi yang cukup dalam proses pengambilan kebijakan, padahal dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya ingin Gen Z ikut terlibat karena mereka adalah masa depan Banjar. Kebijakan hari ini akan sangat menentukan arah kehidupan mereka ke depan,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, para peserta menyampaikan sejumlah isu penting. Mereka menyoroti kondisi infrastruktur jalan, keterbatasan lapangan kerja bagi lulusan baru, serta perlunya perluasan program beasiswa pendidikan.
Cecep mencatat bahwa kebutuhan beasiswa kini semakin beragam. Selain bidang keagamaan, generasi muda juga membutuhkan dukungan di bidang ilmu umum seperti planologi, komunikasi, dan statistik.
Menurutnya, kondisi ini menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Ia juga menyoroti harapan lulusan muda agar dapat bekerja di daerah sendiri tanpa harus merantau. Oleh karena itu, ia mendorong terciptanya ekosistem ekonomi dan ruang kreatif yang mampu menampung potensi anak muda.
“Ini menjadi tantangan bersama. Kita harus menciptakan ruang agar mereka bisa berkembang dan berkarya di Kota Banjar,” katanya.
Cecep menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses akan dirumuskan dan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).
Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan efisien. Menurutnya, anggaran harus difokuskan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya peningkatan kualitas generasi muda.
“Kami akan mengawal agar aspirasi masyarakat, terutama Gen Z, menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Cecep berharap kolaborasi antara legislatif dan generasi muda dapat terus terjalin demi mewujudkan pembangunan Kota Banjar yang inklusif dan modern. acep surya








