DEPOK, HR — Kecamatan Cilodong menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) awal tahun dengan fokus utama pada pengelolaan sampah. Kegiatan tersebut dipimpin Camat Zainal sebagai langkah mewujudkan lingkungan bersih dan sehat di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Zainal menegaskan persoalan sampah masih menjadi tantangan utama yang menghambat pembangunan wilayah.
Ia menyebut kebersihan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman.
“Sampah masih menjadi momok utama. Karena itu, pengelolaan sampah kami jadikan program prioritas agar wilayah menjadi bersih, sehat, dan tertata,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, penanganan sampah harus dimulai dari wilayah terkecil dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Ia berharap warga ikut mendukung pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Zainal menargetkan pada 2026 tidak ada lagi sampah berserakan di pinggir jalan maupun di permukiman warga. Ia menekankan pembuangan sampah harus dilakukan di lokasi resmi, salah satunya di tempat pembuangan yang berada di kawasan Cipayung.
Selain program pengelolaan sampah, Musrenbang juga membahas sejumlah usulan pembangunan lain, seperti pembangunan kantor Kelurahan Cilodong, peningkatan jalan lingkungan, drainase, septic tank, sumur resapan, lubang biopori, serta penerangan jalan.
Program pembangunan tersebut direncanakan dibiayai melalui anggaran sekitar Rp300 juta per RW.
Meski demikian, Camat menegaskan pengelolaan sampah tetap menjadi prioritas utama agar wilayah Depok semakin bersih dan sehat. vero








