Ricuh Verifikasi Barcode Pertalite di SPBU BIC Purwakarta

Kericuhan terjadi di SPBU BIC Purwakarta akibat masalah verifikasi barcode Pertalite. Pelanggan kehilangan waktu karena prosedur pelayanan berbelit.
Kericuhan terjadi di SPBU BIC Purwakarta akibat masalah verifikasi barcode Pertalite. Pelanggan kehilangan waktu karena prosedur pelayanan berbelit.

PURWAKARTA, HR – Seorang konsumen mengeluhkan pelayanan tidak profesional di SPBU kawasan Bukit Indah City (BIC), Purwakarta, Selasa (26/9). Kericuhan muncul ketika verifikasi barcode Pertalite gagal dan pelanggan merasa keluhannya tidak ditanggapi dengan jelas.

Masalah bermula saat pelanggan mengisi bahan bakar bersubsidi. Sistem mendeteksi ketidaksesuaian antara nomor polisi kendaraan dan data barcode. Pelanggan meminta pengecekan ulang, namun petugas keamanan menyebut hal itu kewenangan pengawas SPBU. Sayangnya, pengawas justru terkesan menghindar.

Bacaan Lainnya

Dalam video yang beredar, pria berkemeja coklat muda dan celana coklat tua, diduga pengawas, sempat menyebut nama anggota DPRD Purwakarta, Entis Sutisna. Ia mengaitkan kelanjutan pengisian dengan seseorang bernama Asep, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait prosedur pelayanan di SPBU tersebut.

Pihak manajemen SPBU BIC Purwakarta diharapkan segera memberi klarifikasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Pihak manajemen SPBU BIC Purwakarta diharapkan segera memberi klarifikasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Karena tidak ada kejelasan, pelanggan memilih mengisi bahan bakar di SPBU lain. Namun, ia kembali untuk meminta klarifikasi terkait administrasi kendaraan rental. Situasi makin panas setelah seorang polisi tiba di lokasi. Pria bernama Asep membantah dirinya pengawas SPBU.

Akhirnya, satpam menginstruksikan petugas SPBU melakukan verifikasi ulang. Proses yang seharusnya sederhana berhasil selesai, tetapi pelanggan sudah kehilangan waktu lebih dari satu jam.

Insiden ini menegaskan pentingnya akurasi data serta tanggung jawab petugas dalam melayani pelanggan BBM bersubsidi. Pihak manajemen SPBU BIC Purwakarta diharapkan segera memberi klarifikasi agar kejadian serupa tidak terulang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari SPBU terkait insiden tersebut. ids

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *