GOWA, HR — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, meraih Penghargaan Penerangan Agama Islam (PENAIS Award) 2025 dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Menteri Agama RI, Prof KH Nasaruddin Umar, menyerahkan penghargaan tersebut pada acara di Aston Kartika Grogol Hotel, Jakarta, Senin (25/8).
Dukungan Pemkab Gowa terhadap Penyuluh Agama
Penghargaan diberikan karena peran dan dukungan Bupati Husniah dalam memperkuat fungsi penyuluh agama Islam di daerah. Ia menyebut capaian ini lahir dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gowa dan Kemenag Gowa.
“Alhamdulillah, ini bukti konsistensi daerah dalam mendukung program keagamaan. Kemenag RI menilai Gowa mampu meningkatkan layanan keagamaan sekaligus memperkuat harmoni sosial,” ungkap Husniah.
Sejak menjabat, Bupati Husniah fokus pada peningkatan kualitas SDM melalui program Gowa Bersama. Salah satunya adalah Gowa Caradde, yang mewajibkan siswa membaca Al-Qur’an selama 30 menit sebelum belajar. Program ini dianggap sebagai langkah penting membentuk karakter religius anak sejak dini.
Kepala Kemenag Gowa, Jamaris, menyebut Kabupaten Gowa juga masuk nominasi kategori Literasi Al-Qur’an. Ia menilai Pemkab Gowa konsisten mendorong program literasi, termasuk Program Gowa Caradde dan 1 Hafidz 1 Qur’an.
“Bupati Gowa mendapat apresiasi karena mendorong gerakan literasi Al-Qur’an. Program Jumat Mengaji di seluruh instansi juga membantu penyuluh agama untuk terus menggelorakan semangat membaca Al-Qur’an,” jelas Jamaris.
Menteri Agama RI, Prof KH Nasaruddin Umar, mengapresiasi para penerima penghargaan. Tahun ini, 40 kepala daerah mendapat PENAIS Award atas kontribusinya memperkuat penyuluh agama.
“Selamat kepada semua penerima penghargaan. Teruslah bekerja dengan ikhlas, karena di mana ada keikhlasan di situ ada keajaiban,” pesan Menag.
PENAIS Award merupakan agenda tahunan Kemenag RI. Tahun 2025 mengusung tema “Bergerak, Berinovasi, dan Berdampak”, dengan sembilan kategori nominasi serta penghargaan untuk 40 kepala daerah. kartia