80% Daerah Garut Konservasi Alam, 60% Daya Tarik Budaya

GARUT, HR – sekitar 80% wilayah Kabupaten Garut merupakan konservasi alam dimana pariwisata harus menjadi ujung tombak perekonomian masyarakat Kabupaten Garut, Ungkap Wakil Ketua komisi X DPR RI Ferdiansyah kepada pewarta, Rabu (21/02), pada acara konferensi perss gebyar pesona budaya Garut 205 Tahun di aula fave hotel Jl. Cimanuk Tarogong kidul Garut, Jawa Barat.

Menurutnya Event gebyar pesona budaya garut harus bisa menginspirasi warga Kabupaten Garut untuk lebih kreatif.

Bacaan Lainnya

“Event ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendongkrak perekonomian kabupaten Garut dari sektor pariwisata, Garut yang kaya dengan perkebunan, pantai yang indah dan udara yang sejuk membuat garut sering disebut sebagai “Swiss Van Java”. Ujarnya.

Ferdiansyah Menambahkan bahwa dengan adanya event gebyar pesona budaya garut 205 tahun dapat memberikan kesan positif bagi para wisatawan nusantara dan mancanegara bahwa Garut merupakan kota yang nyaman, aman dan kondusif sebagai kota pariwisata.

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya yang diwakilkan oleh Mei Edy Setyana selaku Kasubbid sarana promosi bidang Multimedia Kementerian Pariwisata RI mengatakan bahwa selama ini ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia, khususnya wisman, 60% dipengaruhi oleh faktor budaya

“Jadi ketika ada pertunjukan budaya yang menyentuh hati nurani masyarakat, akan menjadi daya tarik positif yang sangat tinggi, sehingga berpengaruh dalam peningkatan kunjungan wisman dan pergerakan wisnus”.

Melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat Garut, kata Edy, masyarakat sudah sangat siap menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan, terlebih garut sejak sebelum zaman kemerdekaan sudah dikenal dengan kekayaan budaya, alam dan kulinernya. Tandasnya. deni

[rss_custom_reader]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *